PEMBINAAN WAKIL KETUA PTA SAMARINDA, OPTIMALISASI SATKER PADA APLIKASI DAN PROGRAM BADILAG
Jum’at, 19/9/2025, di sela-sela kunjungan PTA Samarinda di Pengadilan Agama Tanjung Redep, Wakil Ketua PTA Samarinda, Drs. Rd. Mahbub Tobri, M.H. memanfaatkan waktu untuk memberikan pembinaan khusus mengenai peran satker terhadap beberapa aplikasi Badilag.

Wakil Ketua PTA Samarinda Saat Mengadakan Pembinaan
Dalam pembinaan tersebut, diikuti oleh semua, tidak hanya jajaran tenaga teknis tetapi juga kesekretariatan. Wakil Ketua PTA Samarinda asal Bandung ini, dalam kesempatan pembinaan tersebut menyampaikan perlunya kita selalu pro aktif dalam memanfaatkan berbagai aplikasi, seperti SIPP maupun aplikasi yang dilaunching Badilag, sebagaimana terkompilasi di dalam aplikasi ebinwas.
Sebagaimana diketahui, Mahbub Tobri bahwa di dalam aplikasi ebinwas terdapat 19 aplikasi yang beberapa di antaranya, seperti Sipintar, e-Binwas, Smart, Elektronik Track Record (ETR), EAC (Elektronik Akta Cerai), Penilaian Kinerja Triwulan, Access CCTV Online (ACO) dan smart (Sistem Manajemen Arsip Tenaga Teknis) dan lain-lain.

Peserta Sedang Refreshing di Tengah-Tengah Pembinaan dengan Yel-Yel PA Tanjung Redeb
Selain SIPP yang harus selalu kita “taati” pengisiannya setiap menangani perkara, ada beberapa aplikasi yang harus kita update terus secara berkala. Seperti e-binwas, misalnya, berkaitan dengan pembinaan dan pengawasan setiap tri wulan, baik tugas-tugas hakim sebagai Hakim Pengawas Bidang, maupun pembinaan yang dilakukan oleh mentor hakim tinggi kepada hakim tingkat pertama sebagai mentee.
Dari aplikasi SIPP, lanjut Mahbub, setiap pengguna baik ketua, ketua majelis, hakim, panitera maupun panitera pengganti, harus selalu “taat aplikasi”, jangan sampai tugas ketua majelis, dalam SIPP diisi oleh P3K misalnya. Karena yang demikian ini, akan terpantau dalam riwayat atau jejak elektroniknya, dan ini akan berpengaruh pada ketaatan masing-masing pengguna, sehingga pada gilirannya akan berpengaruh pada nilai individual pengguna.
Jadi, intinya, tambah Mahbub Tobri, kita harus familier dengan aplikasi-aplikasi yang di tawarkan oleh Badilag, dan untuk itu setiap satker harus optimal dalam pengisian menu-menu dalam aplikasi tersebut.
Selain ketaatan pada aplikasi tersebut, lanjut Mahbub Tobri, perlu kita sukseskan setiap ada kegiatan-kegiatan bimbingan teknis, sebagai program Badilag. Jangan sampai bimtek yang diselenggarakan oleh Badilag ini kita sepelekan. Ketika ada pretest, quis test, maupun posttest, jangan dikerjakan sendiri, semua peserta harus hadir dan ikut mencari jawabannya. Dengan kumpul bareng, itu berarti belajar bareng, kerjakan soal bareng, maka in syaa Allah lulus bareng, pungkasnya. (eMDe)
