PTA Samarinda Lakukan Pembinaan di PA Tenggarong E-Binwas
Jadi Langkah Penguatan Pengawasan
Tenggarong, 15 September 2025 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Samarinda melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Pengawasan secara Elektronik (E-Binwas) di Pengadilan Agama (PA) Tenggarong pada Senin (15/9/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh Drs. H. Rd. Mahbub Tobri, M.H., selaku Wakil Ketua PTA Samarinda, didampingi oleh Suriyanata, S.H., M.H., selaku Kepala Bagian Umum dan Keuangan PTA Samarinda.

Foto Wakil Ketua PTA Samarinda Bersama Aparatur PA Tenggarong dalam Sesi Pembinaan E-Binwas
Pembinaan berlangsung di kantor PA Tenggarong, Jalan Pesut, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Dalam pelaksanaannya, E-Binwas difokuskan pada pemeriksaan administrasi, manajemen keuangan, dan kinerja aparatur dengan memanfaatkan sistem berbasis elektronik. Melalui metode ini, seluruh data dan dokumen dapat diakses secara lebih cepat, transparan, dan terintegrasi, sehingga memudahkan proses pembinaan serta meminimalisir potensi kesalahan.
Adapun tujuan dari pelaksanaan E-Binwas adalah untuk memperkuat fungsi pengawasan internal peradilan agama, meningkatkan akuntabilitas dan transparansi, serta mendorong aparatur agar lebih disiplin, profesional, dan inovatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Suasana Pembinaan E-Binwas PTA Samarinda di PA Tenggarong
Dalam arahannya, Wakil Ketua PTA Samarinda asal Bandung ini menegaskan pentingnya konsistensi dalam penerapan E-Binwas agar pengawasan berjalan efektif. Beliau juga mendorong PA Tenggarong untuk terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi informasi. Sementara itu, Kepala Bagian Umum dan Keuangan menambahkan bahwa tata kelola administrasi dan keuangan yang baik merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya mewujudkan good governance di lingkungan peradilan agama.

Monitoring Pelayanan Peradilan oleh PTA Samarinda di PA Tenggarong
Kegiatan ini disambut baik oleh seluruh aparatur PA Tenggarong dan ditutup dengan diskusi interaktif. Dalam diskusi ini, berbagai persoalan dikemukakan Ketua PA Tenggarong, Samsul Bahri, S.H.I., M.H., seperti persoalan terbatasnya sumber daya manusia maupun sarpras pendukung layanan.
Melalui pembinaan ini diharapkan implementasi E-Binwas dapat berjalan lebih efektif, sehingga mendukung tata kelola peradilan agama yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. (kly)
