Sinergi dan Inovasi: PTA Samarinda Pacu Transformasi Digital 6.0.0 Lewat Diskusi Hukum

Foto Diskusi Hukum PA Sewilayah Hukum PTA Samarinda
PTASAMARINDA - Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Samarinda menggelar Diskusi Hukum Pengadilan Agama se-Wilayah Hukum PTA Samarinda pada 21 hingga 22 Agustus 2025. Acara yang berlangsung di Aula PTA Samarinda ini mengusung tema besar “Transformasi Digital Versi 6.0.0 melalui Bedah Berkas, Upaya Meningkatkan Profesionalitas Tenaga Teknis Peradilan Agama dalam Pelayanan Hukum di Wilayah Hukum PTA Samarinda.”
Kegiatan ini menghadirkan jajaran Hakim Tinggi, Panitera, Sekretaris, Panitera Muda, Panitera Pengganti, staf, serta Ketua Pengadilan Agama se-wilayah hukum PTA Samarinda. Partisipasi dilakukan secara luring maupun daring, mencerminkan keterbukaan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ketua PTA Samarinda: Transformasi Digital Adalah Keniscayaan
Ketua PTA Samarinda, YM Dr. Mame Sadafal, M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi digital dalam lingkungan peradilan agama bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang tidak bisa dihindari.

Foto Ketua PTA Samarinda,YM Bapak Dr. H. Mame Sadafal, M.H.
“Teknologi telah menjadi instrumen penting untuk mewujudkan pelayanan hukum yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Melalui kegiatan bedah berkas ini, kita bisa saling berbagi pengalaman, berdiskusi, dan memperkuat kapasitas teknis aparatur peradilan, demi pelayanan hukum yang lebih baik bagi masyarakat pencari keadilan,” ujar Dr. Mame Sadafal.
Menurutnya, forum ini menjadi wadah strategis untuk menyatukan persepsi, mengurai permasalahan, sekaligus melahirkan solusi nyata atas tantangan praktik hukum di peradilan agama.
Bedah Berkas dalam Dua Zona
Salah satu agenda inti acara adalah bedah berkas, yang dibagi ke dalam dua zona diskusi. Zona pertama dan kedua membahas berbagai permasalahan teknis seputar penanganan perkara, tata kelola administrasi perkara, hingga optimalisasi aplikasi digital dalam menyelesaikan perkara.
Diskusi berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Para peserta tidak hanya mendalami aspek teknis, tetapi juga menekankan pentingnya sinergi antar-satuan kerja dalam merespons kebutuhan masyarakat yang semakin menuntut pelayanan cepat dan profesional.
Pembinaan Pimpinan: Arahkan Peradilan Agama Jadi Lebih Responsif
Acara juga diwarnai dengan sesi pembinaan dari pimpinan PTA Samarinda. Wakil Ketua PTA Samarinda, YM Bapak Drs. Rd. Mahbub Tobri, M.H. menyampaikan harapannya agar seluruh satuan kerja semakin sigap dalam merespons penerapan aplikasi digital yang sudah ada.

Foto Wakil Ketua PTA Samarinda, YM Bapak Drs. Rd. Mahbub Tobri, M.H.
“Semoga seluruh satuan kerja di wilayah hukum PTA Samarinda dapat lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan. Transformasi digital harus benar-benar dimanfaatkan agar peradilan agama mampu memberikan kepuasan bagi masyarakat pencari keadilan,” tegasnya.
Menuju Peradilan Agama yang Modern
Gelaran diskusi hukum ini mempertegas komitmen PTA Samarinda dalam mewujudkan peradilan agama yang modern dan profesional. Dengan mengusung semangat sinergi dan inovasi, transformasi digital versi 6.0.0 diharapkan mampu memperkuat kapasitas aparatur, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan keadilan yang lebih transparan dan akuntabel.
Acara dua hari ini menjadi bukti nyata bahwa peradilan agama di wilayah hukum PTA Samarinda tidak berhenti berbenah, melainkan terus bergerak maju mengikuti perkembangan zaman. Sinergi antar-aparat dan inovasi digital menjadi modal utama untuk menggapai peradilan agama yang responsif, modern, dan humanis.(dmy)
