PEMBINAAN MENTAL:
"KEUTAMAAN SHOLAT BERJAMAAH: MENYEIMBANGKAN DUNIA DAN AKHIRAT
PTASAMARINDA – Senin (29/1) Pengadilan Tinggi Agama Samarinda kembali melaksanakan kegiatan rutinnya yaitu Pembinaan Mental. Adapun Tema Pembinaan Mental kali ini ialah mengenai Keutamaan Sholat Berjamaah: Menyeimbangkan Dunia dan Akhirat yang disampaikan langsung oleh salah satu Hakim Tinggi PTA Samarinda, Bapak Drs. H. Ilham Mushadaqq, S.H., M.H. bagi seluruh Aparatur PTA Samarinda.

Narasumber: Bapak Drs. H. Ilham Mushaddaq, S.H., M.H.
Dalam tausiyahnya, Beliau menjelaskan bahwa sholat berjamaah memiliki keutamaan yang luar biasa, tidak hanya bermanfaat bagi kehidupan akhirat tetapi juga bagi kehidupan dunia. Allah SWT menjanjikan berbagai keberkahan bagi orang-orang yang mengutamakan sholat berjamaah sebagai wujud ketaatan dan pengabdian kepada-Nya.
Menurut ajaran Islam, Allah SWT akan melonggarkan pekerjaan seseorang yang mengutamakan sholat berjamaah. Hal ini menjadi bukti bahwa dengan menjadikan sholat sebagai prioritas utama, Allah akan memberikan kemudahan dan kelancaran dalam segala urusan kehidupan dunia. Namun, sebaliknya, jika seseorang menunda sholat untuk urusan duniawi, Allah dapat menambahkan pekerjaannya menjadi lebih banyak, sebagai tanda bahwa ketaatan kepada-Nya harus menjadi prioritas utama.
Selain memberikan keberkahan dalam urusan dunia, sholat berjamaah juga memiliki dampak positif dalam pembinaan rumah tangga. Sholat bersama-sama sebagai keluarga membangun fondasi yang kuat untuk rumah tangga yang sakinah, mawadah, dan warahmah. Kebersamaan dalam ibadah ini tidak hanya mempererat hubungan antar-anggota keluarga, tetapi juga menciptakan lingkungan yang penuh dengan kasih sayang dan keharmonisan.
Selanjutnya, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, sesungguhnya ingin rasanya aku menyuruh mengumpulkan kayu bakar hingga terkumpul, kemudian aku perintahkan shalat dan dikumandangkan azan untuknya, kemudian aku perintahkan seseorang untuk mengimami orang-orang itu, lalu aku mendatangi orang-orang yang tidak menghadiri shalat berjamaah itu dan aku bakar rumah mereka”.
Oleh karena itu, marilah kita senantiasa mengutamakan sholat berjamaah sebagai langkah nyata dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mencapai kehidupan yang seimbang antara dunia dan akhirat. (Ihm/dmy)

