banner ptaa

 

Ditulis oleh Admin Kesekretariatan 1 on . Dilihat: 980

RAPAT KOORDINASI DAN PEMBINAAN PIMPINAN PENGADILAN TINGGI AGAMA SAMARINDA

Samarinda | 9 Februari 2022

Pada hari Rabu, tanggal 9 Januari 2022 pukul 14.00 sampai dengan 16.00 WITA dilangsungkan rapat koordinasi Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Samarinda bersama para Pimpinan Pengadilan Agama (PA) sewilayah PTA Samarinda. Acara ini dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, para Hakim Tinggi, Panitera, Sekretaris, para Panitera Muda, Panitera Pengganti, Kabag dan Kasubag PTA Samarinda, serta Ketua, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama sewilayah PTA Samarinda.

1 09022022 Rakor Pimpinan 

Acara dibuka oleh Sekretaris kemudian diserahkan kepada Ketua PTA Samarinda untuk menyampaikan pembinaan dan memimpin kegiatan rapat koordinasi secara langsung. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Samarinda, Drs. H. M. Manshur, S.H., M.H. mengawali rapat dengan menyampaikan beberapa hal antara lain:

  • Semua harus menguatkan komitmen bersama untuk melakukan program kegiatan yang telah dicanangkan pada awal tahun 2022
  • Hendaknya dilakukan sosialisasi DIPA dan dibuat program realisasinya
  • Inti Tupoksi adalah penyelesaian perkara, sementara kesekretariatan adalah supporting unit.
  • Sasaran Utama kinerja adalah peningkatan kualitas layanan, oleh karena itu pengawasan bidang harus dilakukan secara maksimal, bukan sekedar formalitas asal menunaikan kewajiban.
  • Pimpinan harus tahu A sampai Z terkait pembangunan Zona Integritas, jangan hanya membaca tapi harus terlibat di dalamnya, sehingga benar-benar bisa menghayati dengan baik. Kuncinya semua harus kompak dan memaksimalkan upaya/ikhtiyar lalu berdoa dan terakhir bertawakkal, apapaun hasilnya kita serahkan kepada Allah
  • Komitmen bersama tentang percepatan bantuan panggilan dan pemberitahuan yang telah ditandatangani oleh 4 (empat) Ketua Pengadilan Tinggi Agama se-wilayah Kalimantan yang diselenggarakan di PTA Samarinda pada tanggal 3 Februari tahun 2022 lalu, harus benar-benar dilaksanakan oleh semua Pengadilan Agama sewilayah Kalimantan.

 2 09022022 Rakor Pimpinan

Sesi berikutnya, Wakil Ketua PTA Samarinda yang baru dilantik, H. Helminizami, S.H., M.H. diberi kesempatan untuk menyampaikan pembinaan. Bapak Wakil Ketua dengan tegas dan tanpa ragu-ragu menyampaikan tekadnya yang membara bahwa “ Pengadilan Tinggi Agama Samarinda harus selangkah lebih maju dibandingkan dengan Pengadilan Tinggi Agama yang lain di Indonesia, sebab Pengadilan Tinggi Agama Samarinda telah meraih WBK pada tahun 2019 dan WBBM pada tahun 2021.” Selanjutnya beliau menjabarkan bagaimana melaksanakan 9 program prioritas PTA Samarinda sebagai berikut:

  1. Optimalisasi penyelesaian perkara, mengupayakan agar perkara dapat diselesaikan dengan cepat namun tepat sesuai hukum acara yang berlaku.
  2. Optimalisasi e-court dan gugatan mandiri, pedomani berbagai aturan terkait, Perma, KMA dan SK Dirjen.
  3. Optimalisasi pembangunan Zona Integritas, ada tiga kata kunci sukses ZI, yaitu:
    1. Adanya komitmen pimpinan. Pimpinan harus benar-benar memahami dan terlibat di dalamnya;
    2. Paham tentang ZI, dengan kata lain harus tahu ilmunya/teorinya, ada Surat Dirjen Badilag, ada KMA tentang ZI harus dipelajari dengan sungguh-sungguh;
    3. Harus kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas.
  4. Peningkatan Kualitas SDM, seorang pemimpin harus memiliki 4 (empat) kapasitas:
    1. Kapasitas manajerial: memimpin, mengawasi dan mengendalikan;
    2. Kapasitas sebagai Role Model/Uswah Hasanah, pemimpin harus bisa menjadi suri tauladan;
    3. Kapasitas profesional (sesuai dengan profesinya), jangan sampai karena tidak profesional, maka saat menjadi Ketua memilih perkara yang volunteer saja, yang sulit-sulit diberikan kepada hakim anggota yang lain. Biasakan mengasah profesionalisme diri dengan menyelesaikan perkara-perkara yang sulit;
    4. Kapasitas integritas dan moralitas; ini tidak bisa ditawar-tawar, semua apatur Peradilan Agama harus memiliki integritas moral yang tinggi.
  5. Optimalisasi mediasi, saat ini terus dilombakan agar masing-masing berpacu dalam keberhasilan mediasi, saat ini dharapkan setting ruang mediasi dengan pesan-pesan moral untuk rukun kembali dengan mengingat akibat negatif dari perceraian. Mediasi diharapkan bukan sekedar formalitas, melainkan benar-benar dapat dimaksimalkan, sehingga tingkat keberhasilannya semakin tinggi.
  6. Optimalisasi Inovasi, terutama yang mengarah pada aspek pencegahan korupsi dan aspek peningkatan layanan.
  7. Optimalisasi Pelaksanaan Putusan, ini harus terus dimonitor dan dievaluasi kendala-kendalanya, karena Eksekusi itu adalah mahkota Peradilan.
  8. Inovasi dan Prestasi, semua harus membangun semangat untuk melakukan inovasi dan meraih prestasi.
  9. Bimbingan, Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas, nantinya akan disusun jadwal pembinaan dan pendampingan ZI ke daerah-daerah agar Pengadilan Agama yang belum mendapat predikat WBK dapat meraih WBK dan yang telah berpredikat WBK dapat meraih WBBM.

Penyampaian materi pembinaan oleh Wakil Ketua PTA Samarinda yang baru, mendapat apresiasi dari Ketua PTA Samarinda, karena kesigapannya. Beliau sangat senang berpasangan dengan seorang Wakil Ketua yang cerdas seperti H. Helminizami, S.H., M.H. ini, seakan bernostalgia kembali saat sama-sama menjadi pimpinan di Pengadilan Tinggi Agama Ambon. Pada akhir sesi diberikan kesempatan kepada Pengadilan Agama sewilayah Kaltimtara untuk menyampaikan pertanyaan.

Hubungi Kami

Pengadilan Tinggi Agama Samarinda

Jl. MT. Haryono No. 24 Samarinda

Prov. Kalimantan Timur

Telp: 0541-733337
Fax: 0541-746702

Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

 

 

icons8 facebook old 48icons8 instagram 4817ddc545046b212d9ecc8eef83569222b removebg preview5323926icons8 whatsapp 48twitter x logo png seeklogo 492396